DENPASAR – Pusat Koordinasi Hindu Indonesia (Puskor Hindunesia) menggelar Press Conference resmi untuk menyambut perhelatan akbar Festival Gerbang Nusantara 2026. Kegiatan temu media ini dilaksanakan pada hari ini, Selasa, 7 Juli 2026, pada pukul 09.30 WITA bertempat di Inna Bali Heritage Hotel, Denpasar.
Acara jumpa pers yang digelar tepat 10 hari menjelang acara puncak ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Dekornas Puskor Hindunesia dan Ketua Panitia Festival Gerbang Nusantara 2026. Turut hadir pula jajaran management serta General Manager (GM) Inna Bali Heritage Hotel Denpasar selaku tuan rumah yang akan memfasilitasi lokasi pelaksanaan festival.
Peluncuran Website Resmi dan Publikasi FGN 2026
Dalam momentum press conference ini, panitia juga secara resmi memperkenalkan sarana publikasi digital terpadu untuk acara ini. Publikasi Festival Gerbang Nusantara 2026 secara ofisial diluncurkan dan kini dapat diakses oleh masyarakat luas melalui tautan website: https://gerbangnusantara.hindunesia.id.
Inisiatif digitalisasi ini sejalan dengan visi penyelenggara yang sebelumnya juga telah menyiapkan basis layanan informasi melalui situs utama www.hindunesia.org.
Mengukuhkan Bali Sebagai Etalase Budaya dan Laboratorium Kebinekaan
Festival Gerbang Nusantara 2026 akan diselenggarakan pada 17-19 Juli 2026 di Inna Bali Heritage Hotel, Denpasar. Festival budaya berskala nasional ini mengusung tema “Bangga Bangkit Bangun Dharma Nusantara”.
Puskor Hindunesia memiliki visi besar dalam merancang festival ini, di mana Bali diposisikan secara strategis sebagai: Barometer Hindu Nusantara, Etalase Budaya Nusantara, Laboratorium Penguatan Bhinneka Tunggal Ika dan Pusat Pengembangan Pariwisata Budaya Indonesia.
Ketua Umum Puskor Hindunesia menyampaikan harapan besarnya agar ajang ini tidak sekadar menjadi seremonial belaka, melainkan dapat menjadi agenda tahunan nasional yang mampu mempertemukan seluruh potensi Hindu Nusantara.
Lebih dari 30 Kegiatan dan Target 10.000 Pengunjung
Festival budaya Hindu Nusantara pertama ini menawarkan sebuah konsep terintegrasi yang memadukan budaya, pendidikan, ekonomi, sosial, lingkungan, dan spiritualitas dalam satu rangkaian acara. Selama tiga hari pelaksanaannya, masyarakat akan disuguhkan lebih dari 30 rangkaian kegiatan.
Beragam kegiatan utama yang akan memeriahkan festival tersebut di antaranya:
- Seni Budaya: Pentas Seni Budaya Nusantara, Parade Ngelawar, Tradisi Megibung, hingga Tari Massal.
- Pendidikan: Berbagai kompetisi seperti Lomba Religi Hindu, Nyurat Aksara Bali, serta aneka Workshop pemberdayaan UMKM dan kewirausahaan.
- Lingkungan & Sosial: Aksi Telusur Subak (TEBUS), pembuatan Eco Enzyme, Donor Darah, Pemeriksaan Mata Gratis, dan pengobatan alternatif.
- Ekonomi & Spiritualitas: Yoga Massal, Persembahyangan Bersama, serta Bazaar UMKM dan Kuliner Tradisional untuk menggerakkan ekonomi kreatif.
Sebagai perhelatan nasional, festival ini ditargetkan menyedot antusiasme tinggi dengan estimasi pengunjung mencapai lebih dari 10.000 orang selama tiga hari penyelenggaraan. Jangkauan pesertanya pun sangat inklusif, merangkul masyarakat umum, mahasiswa, komunitas budaya, pelajar, desa adat, pemerintah, hingga wisatawan Nusantara dan mancanegara.
Kolaborasi dan Semangat Ngayah
Lebih dari sekadar festival seni, Festival Gerbang Nusantara merupakan sebuah gerakan kolaboratif lintas sektor. Kegiatan ini terselenggara berkat pelibatan pemerintah, media, dunia usaha, komunitas, dan relawan yang bersatu padu dalam semangat gotong royong dan ngayah.
Tercatat sejumlah institusi memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya acara ini, mulai dari Direktorat Jenderal Bimas Hindu Kementerian Agama RI, Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kota Denpasar, hingga puluhan mitra media partner dan sponsorship dari berbagai perusahaan swasta serta BUMN.
Sebagai penutup dalam press conference hari ini, panitia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk hadir berpartisipasi dan meresapi pesan utama festival: BANGGA terhadap warisan budaya Hindu Nusantara. BANGKIT membangun kualitas sumber daya manusia. BANGUN kolaborasi menuju Hindu Nusantara yang Santih, Kertha, dan Jagadhita.
Masyarakat maupun awak media yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai detail acara, dapat menghubungi layanan kontak panitia di nomor 0821-4422-5501.